MATERI AJAR: SISTEM AUDIO MOBIL

1. Pengertian Sistem Audio Mobil

Sistem audio mobil adalah rangkaian perangkat elektronik yang dipasang di kendaraan untuk memutar dan memperkuat suara, sehingga pengemudi dan penumpang dapat menikmati musik, radio, atau media audio lainnya dengan kualitas yang baik. Sistem ini dirancang agar tetap bekerja optimal meski berada di dalam kabin mobil yang memiliki ruang terbatas dan kondisi kebisingan tinggi.

2. Komponen Utama Sistem Audio Mobil

a. Head Unit

Merupakan pusat kendali audio. Fungsinya:

  • Memutar sumber audio (radio, USB, Bluetooth, AUX).

  • Mengontrol volume, tone control, dan equalizer.

  • Mengirimkan sinyal audio ke amplifier atau speaker.

Jenis head unit:

  • Single DIN

  • Double DIN (layar besar, biasanya touch screen)

b. Amplifier

Berfungsi memperkuat sinyal audio dari head unit agar mampu menggerakkan speaker dengan lebih bertenaga tanpa distorsi.
Jenis amplifier:

  • Mono Amplifier (1 kanal, untuk subwoofer)

  • 2/4/5 Channel Amplifier (untuk speaker depan dan belakang)

c. Speaker

Mengubah sinyal listrik menjadi gelombang suara.
Jenis speaker pada mobil:

  • Speaker Full Range

  • Speaker Split (woofer + tweeter terpisah)

  • Speaker Coaxial

  • Subwoofer (menghasilkan nada rendah/bass)

d. Crossover

Membagi frekuensi audio ke speaker sesuai rentangnya:

  • High Pass Filter (HPF) → untuk tweeter

  • Low Pass Filter (LPF) → untuk subwoofer

  • Band Pass Filter (BPF) → untuk midrange atau speaker tertentu

3. Cara Kerja Sistem Audio Mobil

  1. Sumber audio diputar melalui head unit.

  2. Head unit mengeluarkan sinyal audio lemah menuju amplifier.

  3. Amplifier memperkuat sinyal dan mengirimkan ke speaker.

  4. Crossover membagi frekuensi sesuai kebutuhan speaker.

  5. Speaker mengubah sinyal listrik menjadi suara yang terdengar.

4. Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audio Mobil

  • Daya amplifier yang sesuai dengan kebutuhan speaker.

  • Ukuran dan bahan speaker.

  • Peredaman kabin (soundproofing) untuk mengurangi noise.

  • Pengaturan equalizer (EQ) yang benar.

  • Kualitas kabel RCA dan speaker.

  • Pemasangan speaker yang presisi (posisi dan arah suara).

5. Konfigurasi Audio Mobil yang Umum Digunakan

  1. Standar OEM: Hanya head unit + 2–4 speaker.

  2. Upgrade Ringan: Head unit aftermarket + speaker split.

  3. SQ (Sound Quality): Fokus kejernihan suara, menggunakan amplifier 4 kanal, speaker split, dan subwoofer kecil.

  4. SPL (Sound Pressure Level): Fokus suara keras (bass kuat), memakai mono amplifier dan subwoofer besar.

  5. SQL (Sound Quality Loud): Kombinasi SQ dan SPL.

6. Keamanan dan Instalasi

  • Pastikan arus listrik stabil dan menggunakan sekring untuk keselamatan.

  • Kabel power harus memiliki ukuran sesuai kebutuhan daya.

  • Hindari pemasangan kabel audio dekat kabel power untuk mencegah noise.

  • Gunakan grounding yang benar untuk menghindari dengungan (ground loop).


Kerjakan LKPD pada link berikutKlik disini

MATERI AJAR: SISTEM AUDIO RUMAH

 A. Pengertian Sistem Audio Rumah

Sistem audio rumah (Home Audio System) adalah rangkaian perangkat elektronik yang digunakan untuk memperkuat, memproses, dan memutar suara di lingkungan rumah. Sistem ini bertujuan untuk menghasilkan kualitas suara yang jernih, seimbang, dan nyaman didengar, baik untuk musik, film, maupun siaran radio/TV.

B. Komponen Utama Sistem Audio Rumah

  1. Sumber Audio (Audio Source)

    • Contoh: Radio, CD/DVD Player, Bluetooth Player, USB Player, Streaming (Spotify, YouTube).

    • Fungsi: Menyediakan sinyal suara yang akan diproses.

  2. Pre-Amplifier (Penguat Awal)

    • Fungsi: Menerima sinyal lemah dari sumber dan menyiapkannya agar cukup kuat untuk diproses oleh power amplifier.

    • Biasanya terdapat pengatur nada (tone control), volume, dan balance.

  3. Power Amplifier

    • Fungsi: Menguatkan sinyal audio hingga cukup besar untuk menggerakkan loudspeaker.

    • Jenis: Mono, Stereo, Multi-channel (5.1 atau 7.1).

  4. Speaker (Loudspeaker)

    • Fungsi: Mengubah sinyal listrik menjadi getaran suara.

    • Jenis:

      • Woofer → frekuensi rendah (bass)

      • Midrange → frekuensi menengah (vokal)

      • Tweeter → frekuensi tinggi (treble)

      • Subwoofer → bass sangat rendah

  5. Crossover

    • Fungsi: Memisahkan sinyal suara ke frekuensi yang sesuai untuk setiap speaker (bass, mid, treble).

  6. Kabel dan Konektor

    • Jenis: RCA, Jack 3.5 mm, Banana plug, Optical (Toslink), HDMI (Audio Return Channel).

    • Fungsi: Menghubungkan antar komponen audio.

C. Jenis Sistem Audio Rumah

  1. Stereo System (2.0 atau 2.1)

    • Dua speaker utama (kiri dan kanan).

    • Sistem 2.1 menambah satu subwoofer untuk bass.

  2. Home Theater System (5.1 atau 7.1)

    • Menggunakan beberapa speaker untuk efek surround (depan, belakang, tengah, subwoofer).

    • Cocok untuk menonton film.

  3. Wireless Audio System

    • Menggunakan Bluetooth atau Wi-Fi.

    • Contoh: Smart speaker, soundbar nirkabel.

  4. Soundbar System

    • Kombinasi speaker dalam satu unit memanjang.

    • Dilengkapi amplifier internal dan konektivitas modern.

D. Prinsip Kerja Sistem Audio Rumah

  1. Input Sinyal

    • Sumber audio mengirim sinyal (misalnya dari HP atau DVD).

  2. Proses Penguatan

    • Sinyal diperkuat melalui pre-amp dan power amplifier.

  3. Distribusi Sinyal

    • Sinyal yang sudah kuat dikirim ke speaker melalui crossover.

  4. Output Suara

    • Speaker mengubah sinyal listrik menjadi gelombang suara.

E. Skema Blok Sistem Audio Rumah

Sumber Audio → Pre-Amp → Tone Control → Power Amp → Crossover → Speaker (Woofer, Tweeter, Subwoofer)

F. Contoh Aplikasi

  1. Ruang Tamu / Home Theater

    • 1 receiver amplifier

    • 5 speaker + 1 subwoofer

    • TV atau proyektor sebagai tampilan

  2. Ruang Musik / Karaoke

    • Mixer + amplifier + 2 speaker aktif

    • Mikrofon dan pemutar musik

G. Perawatan Sistem Audio Rumah

  • Pastikan ventilasi amplifier tidak tertutup.

  • Gunakan tegangan listrik stabil (bisa memakai stabilizer).

  • Hindari memutar volume maksimal terlalu lama.

  • Bersihkan debu secara berkala pada speaker dan panel.

H. Latihan / LKPD Sederhana

1. Pilih komponen berikut yang berfungsi sebagai penguat sinyal suara:
a. Speaker
b. Power Amplifier
c. Microphone
d. Crossover

2. Sebutkan perbedaan antara sistem audio stereo dan home theater!

3. Buatlah diagram blok sistem audio rumah lengkap dengan fungsinya masing-masing!

4. Jelaskan cara kerja sistem audio dari sumber hingga keluar suara di speaker!

5. Sebutkan langkah-langkah merawat perangkat audio agar tahan lama.

6. Gambar rangkaian crosover dibawah ini :



LKPD PKK

  PROSEDUR PEMBUATAN CELENGAN SEDERHANA A. Tujuan Membuat celengan sederhana sebagai tempat menyimpan uang dari bahan bekas atau bahan y...